Jakarta, MNID. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad telah mengingatkan ancaman serbuan produk dari negara-negara produsen yang tidak bisa lagi dengan mudah memasuki pasar AS setelah pemerintahan Donald Trump menaikkan tarif untuk barang impor.
Menurut Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jumhur Hidayat, sinyalemen Dasco itu sangat penting untuk diperhatikan seluruh pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan, agar industri dalam negeri Indonesia tidak menjadi korban dari serbuan barang-barang asing itu.
“Saya rasa ini (peringatan dari Sufmi Dasco Ahmad) adalah pernyataan yang genuine dan cerdas. Karena kita memang harus dan wajib melindungi produk dalam negeri kita,” ujar Jumhur kepada redaksi MNID.
Ancaman yang telah diindikasikan Dasco itu, sambung Jumhur, adalah benar. Bahwa kemungkinan negara-negara yang produknya tidak laku di Amerika Serikat akan beralih ke pasar Indonesia.
Karena itu Jumhur mendukung penuh gagasan Sufmi Dasco agar semua aparatur negara baik eksekutif, legislatif, yudikatif dan swasta saling bahu membahu menjaga kepentingan nasional.
“Kaum buruh pun siap berdiri digaris depan bersama-sama menjaga kepentingan nasional dalam hal ini kepentingan industri nasional karena bila gagal menjaga ini, kaum buruh lah yang paling pertama terdampak,” demikian Jumhur.